Terkuak Kondisi Bocah Korban Pencabulan Ibu Kandung di Bekasi, Perlu Rehabilitasi Psikis dan Sosial

Laporan wartawan TribunJakarta.com Yusuf Bachtiar 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI – Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi angkat bicara kondisi bocah berinisial K (9) yang menjadi korban pencabulan ibu kandung. 

Tim ahli psikologi telah mendatangi kediaman K dan melakukan asesmen pada anak korban pencabulan ibu kandung. 

“Posisi anak sekarang (tinggal) bersama kakeknya, tim psikologis nanti akan menjelaskan kondisi anak secara detail,” kata Fahrul kepada wartawan. 

Anak laki-laki berinisial K perlu dilakukan rehabilitasi psikis dan sosial agar dapat kembali ke lingkungan masyarakat karena sempat tidak mau sekolah karena malu.

Berdasarkan asesmen awal dengan tim psikologi, korban yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SD tahu video asusilanya viral. 

 “Kemarin dia cerita dia tahu dia viral, dia tahu videonya sudah tersebar, anak itu sudah ngerti, makanya dia malu untuk ke sekolah bermain,” ucapnya.

Baca juga: Kasus Pembunuhan Bocah 9 Tahun di Bekasi, Komisi Perlindungan Anak: Indonesia Darurat Kekerasan

 UPTD PPPA melakukan pendampingan terhadap anak selama proses hukum serta memulihkan mentalnya. 

“Rehabilitasi perlu waktu kurang lebih tiga bulan, itu harus dilakukan terus menerus,” kata Fahrul. 

Ibu berinisial AK (26), diringkus Polda Metro Jaya terkait video asusila pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri. 

Kasus AK merupakan pengembangan dari perkara serupa di Tangerang, mulanya melihat sebuah postingan akun bernama Icha Shakila di beranda Facebook. 

Postingan itu menampilkan transaksi keuangan dan tawaran pekerjaan. 

AK menghubungi akun Facebook Icha Shakila melalui direct message (DM). 

AK bertanya soal cara mendapatkan pekerjaan dan menghasilkan uang. 

Setelahnya, akun Facebook Icha Shakila menyuruh AK membuat konten video pornografi dengan anaknya. 

Baca Juga  SudahBenar PilihnyaPakbowo video viral twitter link

“Disepakati, dikirim lah video itu ke Facebook Icha itu. Kemudian, setelah ditagih-tagih tidak dibayar,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Anak Korban Pencabulan Ibu Kandung di Bekasi Trauma Usai Video Asusila Viral



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *